FORKI Sigi Gelar Kejurda Bersamaan Pelantikan Pengurus Baru, Libatkan 250 Atlet

Pengurus FORKI Kabupaten Sigi menggelar rapat finalisasi persiapan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2030 dan Kejurda yang akan dilaksanakan pada pekan ini. FOTO: ISTIMEWA

ELSINDO, SIGI– Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang dirangkaikan dengan pelantikan Ketua dan Pengurus FORKI Kabupaten Sigi masa bakti 2026–2030 pada pekan ini.

Ketua FORKI Sigi, Mayor Inf Tarno, mengatakan pelantikan pengurus sejatinya telah dijadwalkan pada Februari 2026. Namun, pelaksanaannya harus ditunda karena adanya berbagai kendala, baik agenda internal organisasi maupun kegiatan kewilayahan.

“Alhamdulillah, sebagai mandataris Ketua Umum bersama rekan-rekan pengurus, akhirnya kami dapat dilantik untuk masa bakti 2026–2030,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

Mayor Tarno menjelaskan, pelaksanaan Kejurda memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk mengevaluasi hasil pembinaan atlet karate di setiap perguruan yang ada di Kabupaten Sigi.

Ia mengungkapkan, dari 11 perguruan karate yang terdaftar di Kabupaten Sigi, saat ini hanya lima perguruan yang masih aktif dan memiliki jumlah atlet yang cukup banyak.

“Melalui Kejurda ini kami ingin melihat sejauh mana hasil pembinaan atlet di masing-masing perguruan,” kata Perwira Penghubung Sigi itu.

Selain sebagai ajang evaluasi, Kejurda juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarperguruan karate di Kabupaten Sigi.

Menurutnya, selama ini pertemuan antarperguruan masih sangat jarang dilakukan. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan sekaligus membangun kebersamaan di antara seluruh perguruan karate di Kabupaten Sigi.

Kejurda juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang di Kabupaten Morowali.

“Kami ingin melihat kesiapan atlet-atlet Sigi sebelum turun di Porprov. Harapan kami, prestasi yang diraih nanti bisa lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Kejurda diperkirakan diikuti sekitar 250 atlet yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Sigi. Panitia tidak mengundang peserta dari luar daerah karena fokus kegiatan adalah memetakan kualitas pembinaan atlet di setiap perguruan karate di Kabupaten Sigi.

“Dengan adanya kepengurusan baru, kami berkomitmen terus meningkatkan pembinaan atlet agar prestasi karate Kabupaten Sigi semakin berkembang,” pungkasnya.(**)