Berita  

Membanggakan! Enam Siswa MAN 2 Palu Melaju ke Final Nasional KSR 2026

ELSINDO, PALU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu. Enam siswa madrasah tersebut berhasil melaju ke babak final nasional Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) 2026, membuka peluang untuk mengukir prestasi di tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian para siswa yang berhasil melewati tahapan kompetisi hingga menembus babak final nasional. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten, bimbingan guru, serta pembinaan khusus bagi siswa yang memiliki potensi di bidang sains.

“Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan oleh enam siswa MAN 2 Kota Palu yang lolos ke babak final nasional Kompetisi Sains Ruangguru atau KSR,” ungkap Taufik.

Adapun enam siswa yang berhasil melaju ke tingkat nasional tersebut yakni Tsaqiif Ghayata pada bidang Ekonomi, Dimas Aprizal A. pada bidang Kimia, Aisyah pada bidang Matematika, serta Dhini Aulia, Thitania Maharani A., dan Syifa Khaerani A. pada bidang Fisika.

Capaian ini menjadi semakin istimewa karena, menurut Taufik, untuk pertama kalinya siswa MAN 2 Kota Palu berhasil melaju ke tingkat nasional dalam ajang Kompetisi Sains Ruangguru.

Taufik menjelaskan, keberhasilan para siswa tidak terlepas dari pembelajaran di kelas yang diperkuat dengan kegiatan ekstrakurikuler Intelligence Madrasah Olympic (IMO).

Melalui wadah tersebut, siswa yang memiliki minat dan kemampuan akademik di bidang olimpiade mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi.

Para siswa secara rutin mengikuti latihan, try out, dan berbagai perlombaan daring untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta membiasakan diri menghadapi soal-soal kompetisi.

Pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. MAN 2 Kota Palu juga menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan pembentukan akhlak dalam keseharian siswa.

Menurut Taufik, pembiasaan ibadah tepat waktu dan zikir harian menjadi bagian dari upaya membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.

“Yang diisi di sana bukan cuma kemampuan akademiknya, tetapi kemampuan terkait dengan pendekatan agama juga diterapkan. Jadi, akhlak bagus, kedekatan dengan Allah dalam arti ibadah bagus, kemudian kemampuan-kemampuan di bidang sains juga terus dikembangkan,” jelasnya.

Ia berharap pembinaan yang terintegrasi tersebut dapat melahirkan generasi berprestasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Selain memperkuat pembinaan akademik dan karakter, MAN 2 Kota Palu juga berupaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.

Salah satu upaya yang tengah digencarkan adalah gerakan nol sampah sebagai bagian dari langkah madrasah menuju Adiwiyata tingkat nasional.

Taufik menilai lingkungan yang tertata, bersih, dan asri dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif. Karena itu, pembentukan budaya peduli lingkungan berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat daya saing peserta didik.

Berharap Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya

Menghadapi babak final nasional KSR 2026, Taufik berpesan agar keenam siswa terus belajar, menjaga semangat, dan berkompetisi secara sportif. Ia berharap para peserta mampu memberikan hasil terbaik serta membawa nama MAN 2 Kota Palu, Kota Palu, dan Sulawesi Tengah semakin dikenal di tingkat nasional.

“Harapan kami kepada siswa ini, pertama teruslah belajar. Kemudian berkompetisi dengan baik, melaju ke tingkat nasional, dan meraih prestasi terbaik. Semoga bisa mengangkat nama MAN 2 Kota Palu, sekaligus nama Provinsi Sulawesi Tengah dan Kota Palu,” tuturnya.

Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk berani mengembangkan potensi, mengikuti kompetisi, dan terus berusaha meraih prestasi.

Menurutnya, pencapaian keenam siswa tersebut merupakan bukti bahwa siswa madrasah memiliki kesempatan untuk bersaing dan berprestasi bersama sekolah maupun madrasah unggulan lainnya di Indonesia.

Dengan keberhasilan menembus final nasional KSR 2026, MAN 2 Kota Palu berharap dapat terus menjaga tradisi prestasi melalui pembinaan yang berkelanjutan, penguatan karakter, serta dukungan seluruh warga madrasah.

Kini, keenam siswa tersebut membawa harapan besar untuk melangkah lebih jauh, sekaligus menjadi inspirasi bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang konsisten dapat membuka jalan menuju prestasi nasional. (**)