ELSINDO, MORUT- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat ekonomi masyarakat melalui penumbuhan wirausaha baru. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Morowali Utara.
Sebanyak 40 calon wirausaha baru mengikuti pelatihan yang berlangsung selama empat hari, 8–11 September 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulteng dalam membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Aswin, SE., M.Si., hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Utara, Yenismal Botuale, SE., MM., beserta jajaran.
Dalam sambutan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah yang disampaikan Aswin, ditegaskan bahwa program WUB merupakan bagian dari strategi Pemprov Sulteng untuk mendorong penurunan angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan peluang usaha bagi masyarakat produktif.
Langkah tersebut dinilai semakin strategis di tengah tantangan ketenagakerjaan, termasuk adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di kawasan industri Morowali Utara.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Utara, Yenismal Botuale, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah atas program Berani Harmoni yang dinilainya relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah atas pelaksanaan program Berani Harmoni. Program ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi banyaknya karyawan yang terkena PHK,” ujarnya.
Pemprov Sulteng menilai sektor UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Usaha baru yang tumbuh diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lainnya.
Untuk memperkuat kualitas program, Pemprov Sulteng juga menghadirkan Prof. Dr. Andi Mattulada Amir, SE., M.Si. sebagai tenaga ahli/instruktur. Peserta mendapatkan penguatan dan pendampingan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Melalui program ini, Pemprov Sulteng berharap lahir pelaku-pelaku usaha baru yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi di lingkungannya.
Penumbuhan wirausaha baru pun diharapkan menjadi salah satu solusi dalam menghadapi keterbatasan lapangan kerja formal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah. (**)













